BENGKULU, 16 Oktober 2026, Program Studi Pendidikan Fisika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Bengkulu kembali menunjukkan komitmennya dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan bertajuk “Mengukur Bumi yang Menghangat Berbasis IoT dengan Berbasis ESP-32” telah dilaksanakan di SMAN 1 Bengkulu Tengah.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh dosen Pendidikan Fisika yaitu Dedy Hamdani, M.Si., dengan anggota dosen Prof. Dr. Iwan Setiawan, M.Sc. dan Tiara Hardyanti Utama, S.Si., M.Si.. Selain itu, kegiatan juga melibatkan mahasiswa Pendidikan Fisika, yaitu Mia Angelina, Wersi Handayani, Muhammad Febbarianda Eka Putra, Albert Carolino, dan Agnes Oktavia Tasilipet, yang turut berpartisipasi dalam memberikan edukasi serta pendampingan teknis kepada para siswa.
Pelaksanaan kegiatan bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa dalam memanfaatkan teknologi Internet of Things (IoT) berbasis mikrokontroler ESP-32 untuk mengukur dan memantau perubahan suhu permukaan bumi secara akurat. Melalui kegiatan ini, siswa diberikan wawasan mengenai pentingnya pemantauan iklim, pemanfaatan sensor digital, serta cara mengumpulkan data suhu lingkungan secara real-time untuk merespons isu pemanasan global.

Materi edukasi dan pelatihan disampaikan secara interaktif melalui pemaparan, demonstrasi perakitan perangkat, dan sesi diskusi yang melibatkan siswa secara aktif. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan serta keseriusan mereka saat mencoba merangkai dan mengoperasikan perangkat ESP-32 selama kegiatan berlangsung. Hal ini menunjukkan tingginya minat siswa terhadap penerapan teknologi tepat guna dalam bidang lingkungan dan sains.

Melalui kegiatan pengabdian ini, diharapkan para siswa dapat menerapkan pengetahuan dan keterampilan teknologi yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari serta menjadi agen penyebar informasi pentingnya kesadaran lingkungan berbasis data di sekolah maupun masyarakat. Dengan meningkatnya literasi teknologi IoT dan kepedulian terhadap isu pemanasan global, siswa diharapkan mampu mengambil peran aktif dalam menjaga kestabilan lingkungan sekitar.

