Mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Bengkulu turut berpartisipasi sebagai Relawan Unit Layanan Disabilitas (ULD) Universitas Bengkulu Tahun 2026. Keikutsertaan mahasiswa ini menjadi bentuk partisipasi dalam mendukung terciptanya lingkungan perguruan tinggi yang inklusif, ramah disabilitas, serta memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh mahasiswa dalam mengakses layanan dan kegiatan akademik di lingkungan kampus.

Adapun mahasiswa yang berpartisipasi sebagai Relawan ULD Universitas Bengkulu 2026 adalah Muhammad Zacky Ramadhan, Rista Anggraini, Fingka Rahma Dela, Hermila Gemah, dan Juliana Bella Fransiska. Keterlibatan mereka diharapkan dapat mendukung pelaksanaan berbagai aktivitas dan layanan ULD, khususnya dalam menciptakan lingkungan pendidikan tinggi yang lebih responsif terhadap keberagaman kebutuhan mahasiswa.
Partisipasi sebagai relawan merupakan salah satu bentuk keterlibatan mahasiswa dalam mendukung upaya universitas mewujudkan layanan pendidikan yang inklusif. Melalui kegiatan ini, mahasiswa berkesempatan untuk berkontribusi sesuai dengan arahan dan kebutuhan ULD, sekaligus mengenal lebih jauh pentingnya aksesibilitas, pendampingan, serta dukungan bagi mahasiswa penyandang disabilitas dalam menjalani kehidupan akademik.
Selain memberikan kontribusi bagi lingkungan kampus, keterlibatan dalam kegiatan relawan juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan interpersonal, seperti komunikasi, kerja sama, koordinasi, dan kepedulian sosial. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menumbuhkan sikap empati serta meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap pentingnya menghargai perbedaan dan memberikan dukungan berdasarkan kebutuhan setiap individu.

Melalui partisipasi sebagai Relawan ULD Universitas Bengkulu 2026, mahasiswa diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya membangun budaya kampus yang menjunjung tinggi kesetaraan, kepedulian, dan penghargaan terhadap keberagaman. Keterlibatan ini sekaligus menjadi wujud kontribusi mahasiswa dalam mendukung lingkungan perguruan tinggi yang lebih inklusif dan ramah bagi seluruh sivitas akademika.
